“Berkali-kali aku berdecak kagum atas
keindahan terjemahan kisah abadi ini. Berkali-kali pula aku menahan
napas dan air mata tatkala membacanya.”
—Khrisna Pabichara, penulis novel Sepatu Dahlan
“Kitab agung yang diterjemah dan disunting dengan sangat indah ini sungguh mampu menembus hakikat cinta para sufi.”
—Damar Shashangka, penulis novel Sabda Palon
—Damar Shashangka, penulis novel Sabda Palon
“Pengantin Surga” (yang naskah aslinya berjudul “Layli o Majnun”) sesungguhnya merupakan kisah cinta klasik yang dikisahkan dari mulut ke mulut di tanah Arab sejak Dinasti Umayyah berkuasa (661-750 M). Diyakini oleh beberapa kalangan roman ini didasarkan pada kisah nyata tentang seorang pemuda bernama Qays putra Al-Mulawwah, penguasa Bani Amir di Arabia.








