(Tabloid) PRIORITAS : EDISI 62 - TAHUN II | 18 - 24 MARET 2013
Serat atau Suluk Gatholoco kembali hadir menyentakkan kesadaran bahwa roh agama adalah spiritualitas. Upaya menepis kekakuan dalam kehidupan beragama.
PRIORITAS/Komarul Iman
Buku Gatholoco karya Damar Shashangka.
Jikalau
aku harus mandi/ tubuhku sudah penuh air/ jikalau aku harus mandi api/
di dalam tubuhku penuh api/ jikalau bisa bersih menggosok badan dengan
tanah/ sudah jelas (daging ini) berasal dari tanah/ Jikalau aku mandi
angin/ badanku sumber angin/ beritahukan kepadaku apa yang yang harus
kupakai untuk mandi? Ketiga guru menjawab/ Tubuhmu dari cairan (sperma)/
Layaklah jika mandi air agar suci tubuhmu itu.
Gatholoco
lantang menjawab/ kalian santri bodoh/ jikalau bisa suci karena mandi
air/ aku akan berendam selama sembilan bulan saja/ tidak perlu mencari
ilmu (Ketuhanan)/ Ketahuilah bahwa sesungguhnya/ aku telah mandi Tirta
tekad suci ening (air tekad suci yang jernih)/ yaitu jernihnya hati
tanpa dikotori oleh segala macam perbuatan salah/ itulah mandi yang
sesungguhnya.
Kalimat di atas
adalah petikan salah satu Suluk Gatholoco, ajaran filosofi tentang
perjalanan pencarian kebenaran yang diperkirakan ditulis pada 1800- an.
Tak jelas siapa pengarang asli ajaran yang dikemas dalam bentuk tembang
macapat dalam bahasa Jawa ini.






