Ads 468x60px

twitter facebook google pluslinkedinrss feedemail
Tampilkan postingan dengan label Buku GATHOLOCO Rahasia Ilmu Sejati dan Asmaragama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku GATHOLOCO Rahasia Ilmu Sejati dan Asmaragama. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Oktober 2013

22. MEMBUKA DIRI MENGGALI KEBENARAN


(Tabloid) PRIORITAS : EDISI 62 - TAHUN II | 18 - 24 MARET 2013
 
Serat atau Suluk Gatholoco kembali hadir menyentakkan kesadaran bahwa roh agama adalah spiritualitas. Upaya menepis kekakuan dalam kehidupan beragama.



PRIORITAS/Komarul Iman


Buku Gatholoco karya Damar Shashangka.
Jikalau aku harus mandi/ tubuhku sudah penuh air/ jikalau aku harus mandi api/ di dalam tubuhku penuh api/ jikalau bisa bersih menggosok badan dengan tanah/ sudah jelas (daging ini) berasal dari tanah/ Jikalau aku mandi angin/ badanku sumber angin/ beritahukan kepadaku apa yang yang harus kupakai untuk mandi? Ketiga guru menjawab/ Tubuhmu dari cairan (sperma)/ Layaklah jika mandi air agar suci tubuhmu itu.

Gatholoco lantang menjawab/ kalian santri bodoh/ jikalau bisa suci karena mandi air/ aku akan berendam selama sembilan bulan saja/ tidak perlu mencari ilmu (Ketuhanan)/ Ketahuilah bahwa sesungguhnya/ aku telah mandi Tirta tekad suci ening (air tekad suci yang jernih)/ yaitu jernihnya hati tanpa dikotori oleh segala macam perbuatan salah/ itulah mandi yang sesung­guhnya.

Kalimat di atas adalah peti­kan salah satu Suluk Gatholoco, ajaran filosofi tentang perjala­nan pencarian kebenaran yang diperkirakan ditulis pada 1800- an. Tak jelas siapa pengarang asli ajaran yang dikemas dalam bentuk tembang macapat dalam bahasa Jawa ini.

Kamis, 10 Oktober 2013

19. Teaser Buku Gatholoco – Damar Shasangka

Buku Gatholoco ini untuk 21 tahun ke atas:
Sebagai suplemen, sengaja di sisipkan pengetahuan olah asmara Jawa Kuno, yang di ambil dari Sêrat Kawruh Sanggama karya Raden Bratakesawa, Sêrat Nitimani, Sêrat Panitisastra, Sêrat Widyakirana, Sêrat Jitabsara, dan Sêrat Primbon. Suplemen ini terdiri dari delapan bab yang membahas secara rinci asal-usul Aji Asmaragama; peranti sanggama lelaki dan wanita; ciri-ciri wanita yang pandai bersanggama dan titik rangsang wanita; tata cara bersanggama sesuai Aji Asmaragama yang berguna untuk meraih kepuasan badan, suksma, dan atma; beberapa aji yang berguna untuk memikat dan memberikan kepuasan kepada wanita; beberapa sarana dan ramuan untuk memperkuat olah sanggama; dan ciri-ciri benih calon anak yang hendak menitis sebagai hasil olah sanggama.
Bernapas layaknya api. Memasukkan bara lewat tulang ekor, menghembus lewat penis atau vagina. Memasukkan nyala lewat penis atau vagina, menghambur lewat bawah pusar. Mendulang agni lewat bawah pusar, keluar lewat ulu hati. Meneguk panas lewat ulu hati, mengalir deras lewat leher. Menyerap kobaran lewat leher, menggebubu bak angin lewat mata ketiga. Menyerap Brahma lewat mata ketiga, memancarkan Syiwa lewat Sahasrara.
Surya sebagai kawah Chandradimukha. Tubuh sebagai bahan bakarnya. Tertapis sudah ketujuh cakra karenanya. Semoga termurnikan adanya.
Hong Awighnamastu namas sidham.

Teaser Buku Gatholoco – Damar Shasangka

Posisi MALOKA dalam AJI ASMARAGAMA

Sang wanita tidur telentang dan menempelkan betisnya ke paha. Posisi ini membuat vagina merekah dan penetrasi penis ke dalamnya bisa maksimal. Sang lelaki menelungkup di atas tubuh sang wanita, perut atau dadanya bertumpu pada lutut sang wanita, lalu mengeluar-masukkan penis ke dalam vagina dengan kecepatan sesuai dengan selera berdua. Posisi ini memungkinkan ujung penis sang lelaki menyundul-nyundul G-spot (daging song) sang wanita dan memberinya kenikmatan yang luar biasa.

Itu hanyalah salah satu posisi sanggama ala Jawa yang dibahas di buku GATHOLOCO (Rahasia Ilmu Sejati dan Asmaragama). Buku yang membabar Ilmu Sejati, Filsafat Lingga Yoni, Manunggaling Kawula-Gusti, serta Aji Asmaragama (Kamasutra ala Jawa) yang legendaris ini tak bisa dijumpai di toko offline mana pun. Dan kami mencetaknya dalam jumlah terbatas. Kitab kuno yang nasibnya terpinggirkan selama satu abad ini bisa dipesan secara online.

Posisi Hirana dalam Asmaragama Jawa (diulas dalam buku “Gatholoco: Rahasia Ilmu Sejati dan Asmaragama”).

Bibirmu rekah mawar, matamu rembulan bersinar, rambutmu gerai gelombang, payudaramu pepaya kembar semingguan. Apa lagi? Oh ya, vaginamu teratai mekar. Akan kuhidu aroma dalammu di rekah bibirmu, kuhangatkan dinginku di sinar matamu, kuayunkan tubuhku di gerai rambutmu, kutelungkupkan mulut bayiku di kuncup-kuncup payudaramu, dan kutakhtakan diriku di kelopak vaginamu.

Aduh! Tanganmu mempunyai kata-kata untukku yang tak bisa diucapkan oleh bibirmu kepadaku. Ia adalah duta bagi seluruh anggota tubuh lain selain bibirmu yang mengantarkan wajahku kepada seluruh bagian tubuhmu untuk mengetahui kata-kata yang tidak bisa diucapkan oleh bibirmu kepadaku.